Keluarga Besar Anggaberi Akan Gelar Halal Bi Halal dan Pesta Rakyat Dukung 100 Hari Kerja YA-Syam
"Acara ini selain silaturahmi Idul Fitri, tetapi juga bentuk nyata dukungan kami terhadap 100 Hari Program Kerja YA-Syam untuk memajukan Konawe,"
UNAAHA (mediakonawe.com)
Keluarga Besar Anggaberi yang tergabung dalam Tutuwi Motaha Mepoko'aso bersiap menggelar acara Halal Bi Halal dan Pesta Rakyat sebagai wujud syukur atas pelantikan Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, ST, dan Wakil Bupati, H. Syamsul Ibrahim, SE., M.Si (YASyam). Acara ini sekaligus menjadi momentum dukungan terhadap 100 Hari Kerja YA-Syam dalam membangun Kabupaten Konawe. Kegiatan akan dilaksanakan pada Minggu, 6 April 2025, di Kelurahan Anggaberi, Kecamatan Anggaberi.
Pendi Lahadi, Ketua Panitia Penyelenggara, menyatakan bahwa acara ini merupakan bentuk syukur sekaligus dukungan masyarakat terhadap kepemimpinan YA-Syam. "Acara ini, selain silaturahmi Idul Fitri, tetapi juga bentuk nyata dukungan kami terhadap 100 Hari Program Kerja YA-Syam untuk memajukan Konawe," ujar Pendi kepada wartawan yang didampingi Lurah Anggaberi, Poli Tekson, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat, Rabu (2/4/2025).
Ribuan tim pemenangan YA-Syam, tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat Kecamatan Anggaberi diharapkan hadir untuk memeriahkan acara ini. Momentum Halal Bi Halal yang berlangsung serangkaian dengan hari raya Idul Fitri 1446 Hijriyah tahun 2025 diharapkan dapat mempererat persatuan sekaligus memperkuat dukungan terhadap program pembangunan Pemerintah Kabupaten Konawe.
Selain agenda silaturahmi, Pesta Rakyat ini juga akan dimeriahkan dengan berbagai hiburan untuk warga dan pemberian santunan. Masyarakat diundang untuk berpartisipasi guna menunjukkan kebersamaan dan dukungan terhadap langkah YA-Syam dalam mewujudkan Konawe yang lebih maju.
"Mari kita sukseskan acara ini sebagai bukti solidaritas dan semangat membangun Konawe bersama YA-Syam," ajak Pendi.
Dengan semangat Idul Fitri 1446 H, kegiatan ini diharapkan menjadi semangat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam percepatan pembangunan daerah. (JM)